Senin, 22 Juni 2020

Tingkat Konversi yang Baik di Shopee

Buat anda yang berjualan online mungkin sudah sering mendengar istilah tingkat konversi atau conversion rate. Istilah ini ditujukan biasanya untuk rasio antara jumlah penjualan dengan jumlah produk dilihat, tapi juga bisa rasio lainnya seperti jumlah pesanan dibagi dengan total pengunjung, jumlah klik beli dibagi dengan impresi, dan masih banyak lagi

Tingkat konversi Shopee
Tingkat konversi Shopee


Yang pada intinya adalah jumlah GOAL ANDA dibagi dengan JUMLAH INTERAKSI AWAL dengan produk/toko anda.

Setelah berbagai webinar Shopee yang saya ikuti, dan pengalaman saya dari data nya Bajuyuli. Convesion rate atau tingkat konversi penjualan itu rata ratanya adalah 2 %.

Jadi..
jika toko anda dilihat sebanyak 1000 kali, normalnya akan terjadi 20 penjualan
jika produk anda dilihat sebanyak 100 kali, normalnya akan terjual 2 pcs
jika pengunjung ke toko anda ada 1000 orang, normalnya 20 orang akan beli

Nilai rata-rata 2% tingkat konversi itu ternyata bukan hanya di Shopee, tapi pada umumnya di dunia belanja online. Jadi jika anda sudah berhasil mencapai angka 2%, pertahankan dan berusahalah untuk meningkatkannya. Jika kurang dari 2% berarti ada sesuatu di produk / toko anda.

Lalu apa yang saya lakukan jika ada produk yang convesion rate nya lebih dari 2%? biasanya akan saya boost dengan iklan khusus produk tersebut, bisa dengan Iklan Shopee, Shopee Ads, Produk Serupa, Facebook Ads, Google Ads, dst

Bagaimana yang kurang dari 2%? ini artinya produk anda banyak dilihat tapi orang pada ga mau beli. Jadi saran saya untuk produk yang seperti ini, bisa dilakukan tips ini:

1. kasih diskon

seperti yang saya sebutkan di atas, konvesi rendah berarti banyak yang lihat tapi ga pada beli. Sepengalaman saya, ini soal harga, jadi coba kasih harga diskon untuk produk tersebut. Jadi ketika orang lihat produk anda, akan berpikir lebih keras untuk beli atau tidak, harapannya bisa mendongkrak tingkat konversi produk tersebut.

2. jangan boost dengan iklan

Jika konvesi masih rendah, jangan iklankan produk tersebut. Percuma saja banyak yang lihat tadi ga ada yang mau beli kan? nanti jika ternyata pemberian diskon membuat tingkat konvesi meningkat, baru anda genjot dengan iklan

3. ubah harga dasar

Ih jualan di Shopee itu beneran perang harga loh. Customer dengan mudahnya mencari harga yang lebih murah. Jadi jangan jangan orang banyak lihat produk anda tapi ga beli itu karena ada kompetitor lain yang harganya lebih pas di kantong. Jadi coba turunkan margin profit anda. bisa baca dulu: https://www.garoblogz.com/2020/05/profit-dari-hpp-produk.html

4. ganti foto produk

Ini mungkin terjadi, tapi saya rasa jarang. Ada kemungkinan foto anda kurang menarik pelanggan, sehingga tidak mau beli. Tapi kalau memang jumlah produk tersebut dilihat sudah tinggi, harusnya fotonya sudah baik. Bukankah kalau kita belanja di Shopee, kita akan klik berdasarkan foto?

Tapi ga ada salahnya anda merubah foto produk anda menjadi lebih baik lagi

5. kasih deskripsi yang lebih bikin orang mau beli

Banyak sekali orang yang bilang, pembeli online itu ga baca deskripsi produk karena pasti nanya lagi melalui chat. Iya sih benar, tapi apakah anda menghitung seberapa banyak yang beli tanpa chat dulu?

Jadi ada kemungkinan orang tidak mau beli produk anda padahal sudah klik, itu akrena deskripsinya tidak menggugah mereka untuk beli. Pelajari lagi copywriting yang singkat padat dan jelas.

Tidak ada komentar:
Write komentar