Rabu, 24 Juni 2020

Manajer Wajib Ngerti Teknis

Kalau mau jadi manajer yang sukses, dimanapun anda berkarir, anda harus pernah merasakan kerja di bawah. Mau jadi pemimpin di manapun, anda harus pernah merasakan berpeluh kesah di bawah. Mau jadi founder pebisnis hebat, harus dimulai dari tangan kotor ngurusin hal teknis. Baca dulu: https://www.garoblogz.com/2020/03/baru-mulai-bisnis-langsung-punya-karyawan.html


Konsep itu sih udah lama banget nempel di otak saya, tapi baru saja saya baca buku lawas dan mengungkapkan hal yang kurang lebih sama.

Teori menjadi manajer sukses
Teori menjadi manajer sukses

Itulah mengapa di perusahaan perusahaan yang besar, mereka mengadakan MT (manajemen training), untuk melatih para fresh graduate untuk siap pakai jadi manajer. Kalau ga salah biasanya MT ini minimal 1 tahun. Itu pun ga semuanya layak, karena 1 tahun itu waktu yang sangat sedikit sekali untuk mempelajari teknis pekerjaan. Belum lagi soal berinteraksi dengan orang (bawahan).

Mengerti hal teknis itu penting sekali minimal agar kita tida dibodohi oleh bawahan. Apa yang baik menurut bawahan tidak selalu terbaik buat perusahaan loh, ini wajar banget terjadi, kalau bawahan punya pola pikir yang luas tentu udah jadi bos. ya ga? hehe

Yang lebih baik, mengerti hal teknis dalam bisnis lalu menjadi manajer itu penting untuk menentukan strategi apa yang tepat. Akan susah kalau setiap mau melakukan keputusan, anda memanggil staff anda terkait kondisi di lapangan, atau anda sendiri turun ke lapangan? keputusan akan lambat. Ada yang bilang, keputusan cepat tapi salah lebih baik daripada keputusan tepat tapi lambat. Bahkan lebih parah lagi (dan sering terjadi), keputusan lambat pun sering salah juga.

Jadi buat anda yang baru lulus, lulusan universitas manapun sekolah manapun, jangan bermimpi langsung berkarir jadi level manajemen. Mulailah dari 0, mulai dari bawah, latih kebijaksanaan anda, fahami pekerjaan pekerjaan teknis dalam perusahaan tersebut.

Pernahkah anda melihat seseorang yang (maaf) level pendidikan rendah tapi menempati posisi jabatan yang tinggi? pasti sering! ya itu semua karena pengealaman, karena orang tersebut mengerti teknis yang dibutuhkan oleh perusahaan. Dan dari sisi perusahaan pun, mengangkat jabatan orang lama  itu lebih murah ketimbang memperkerjakan orang baru syarat pengalaman dari perusahaan lain. Jadi sekali lagi, jika ingin berkarir jadi manajer mulai dari 0, dari level staff,

Tidak ada komentar:
Write komentar