Kamis, 14 Mei 2020

Bisnis Online Menyerap Tenaga Kerja

Bismillah. Ya Allah jauhkan rasa riya dalam posting artikel ini.

Bisnis saya yang jualan gamis anak, terletak di kompleks ruko. Baru saja kami mendata jumlah karyawan tetangga tetangga kami, karena kami mau bagi bagi sembako, alhamdulillah ada rezeki lebih.

Baru tersadarkan saya, ternyata populasi kami adalah yang terbanyak! berikut daftar tetangga kami

Showroom motor gede - karyawan 2 orang
Warnet - karyawan ± 3 orang
JNE Pharmindo - Karyawan 6 orang
Ayam Keprabon Express - Karyawan 7 orang
Lab Bumi Medika - Karyawan 7 orang
Rumah makan padang - Karyawan 6 orang
Bajuyuli - Karyawan 24 orang

Jumlah kami 24 orang, 4x lipat dari rata rata tetangga kami.

Alhamdulillah, saya harus banyak banyak bersyukur, karena kami menyerap tenaga kerja lebih banyak dibandingkan yang lain.

Oleh karenanya online shop itu bukanlah hal yang main main. Bajuyuli itu 95% penjualan melalui online, tidak tatap muka, beda dengan bisnis konvensional. Tapi menyerap 4x lebih banyak orang ketimbang bisnis lama (konvensional), bahkan makanan.

Ini bukan berarti kami lebih profit loh ya.. Tapi dari segi social impact, kami lebih dibandingkan dengan yang lainnya.

Oleh karena itu saya jadi berpikir akankah ada jurusan SMK yang menjuru ke berjualan online? atau mungkin perguruan tinggi?

karena jualan online dan offline itu beda banget. Orang yang jualan online belum tentu mampu berjualan offilne, tapi orang yang berjualan offline juga belum tentu bisa berjualan online.

Kompetensi paling dasar menurut saya adalah kompetensi NGULIK!

Ngulik sangat dibutuhkan untuk berjualan online. Karena namanya jualan online itu kita berpindah pindah dari 1 platform ke platform lain. Dan setiap platform itu selalu mengalami perubahan dari waktu ke waktu, kalau kita ga mau ngulik ga mungkin bisa survive di jualan online. Platform yang saya maksud adalah Facebook, Instagram, Tokopedia, Shopee, Lazada, Google my Business, dlsb.

Belum lagi soal website, meski ini jangka pendek ga penting, tapi bukankah berbisnis untuk jangka panjang. baca dulu: Bisnis Online Wajib Ngerti HTML

jadi kesimpulan artikel ini adalah bisnis online itu bukan hal remeh, karena kami menyerap 4x lebih banyak tenaga kerja dibandingkan bisnis offline!

Tidak ada komentar:
Write komentar