Minggu, 19 April 2020

Pentingnya Inventory Management

Baru aja saya order GoFood, orderan pertama ditolak, orderan kedua ditelpon dan dibilang baranngya kosong. Karena saya udah males, yaudah saya iya-in aja telpon si resto tersebut.. begini cerita lengkapnya:

orderan GoFood stock kosong
orderan GoFood stock kosong


Jadi saya pesan minuman bubble drink, awalnya pesan ke Keepsmile Bubble Tea, mamang gojeknya chat katanya barangnya kosong, yaudah saya cancel. Karena saya lagi ngebet banget minum bubble2an, yaudah saya langsung aja order ke ChaTime, harapannya Chatime itu kan perusahaan besar masih sih barangnya kosong.. ehhh ternyata sama aja... Saya malah ditelpon dibilangin kalau barangnya kosong, karena saya udah ngebet banget, yaudah ganti sama yang ada aja deh.. begitu.

Hal ini terjadi adalah karena inventory management yang buruk.. Stok barang atau stok makanan yang dipasang di aplikasi GoFood ternyata tidak aktual. padahal kan GoFood sudah online, harusnya ini ga jadi masalah bisa update secara realtime. OK mungkin apps nya error, tapi saya rasa error ga akan setiap saat.  Justru yang jadi masalah itu restonya siap ga dengan update realtime?

Di bisnis saya yang Bajuyuli, kami stock opname setiap hari! ya setiap hari! di kala secara teori baiknya itu setiap minimal 2 minggu sekali, kami setiap hari! supaya apa? supaya stok yang diupload ke marketplace seperti Shopee, Tokopedia, Lazada itu aktual alias sesuai. Sehingga tidak ada orderan pending karena barang kosong, dengan yang kami lakukan seperti ini saja masih saja ada kadang ada orderan pending.

Hakekatnya inventory management itu mudah sekali. Barang sekarang = barang sisa + barang masuk - barang keluar. Sesimpel itu lohhh.. mau berapapun produk anda, ngitungnya ya cuma gitu doang... Produk /SKU yang ribuan, ngitungnya tetep sama. Tapi dengan format yang lebih kompleks.

Ini penting sekali buat semua yang baru berbisnis, jangan sampai anda beranggapan: "ah gpp lah ini dicancel, toh masih banyak order yang lain".. wah ini bahaya.. ini artinya anda tidak siap menghadapi orderan yang melimpah. OK misalkan anda sekarang mendapatkan order 10 per hari, anda cukup puas, tapi bukankah anda ingin mendapatkan 100 order perhari? 1000 order per hari? siapkah sistem bisnis anda menghadapi orderan yang tinggi? Bermimpi besar, barengi dengan aksi.

Kalau bahasa akademik, masalah inventory management ini ngaruhnya ke Service Level, yaitu sebarapa tingkatan anda bisa memenuhi permintaan pasar.

Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:
Write komentar