Selasa, 03 Maret 2020

Pemimpin Harus Siap Tidak Disukai Orang

Nabi Muhammad SAW aja manusia terbaik di muka bumi ada yang ga suka. Apalagi kita? Premis ini bener banget.

Ketika tau bahwa seseorang tidak menyukai kita atau membenci kita itu rasanya lumayan cukup perih loh. Jadi kepikiran terus, jadi mawas diri terus, jadi evaluasi terus. Kalau sebatas ini sih masih positif. Tapi kalau udah malah mencari cari alasan supaya tidak menyukai juga orang tersebut, ini sudah kontraproduktif dan tidak baik.

Jujur ini susah sekali membawa perasaan :tau tidak disukai orang lain" menjadi hal yang positif. Apalagi kalau ketidaksukaan terhadap kita itu menular, dan tidak bisa klarifikasi.

Eh tunggu. apa perlu klarifikasi? oh ini berbahaya, ternyata sepengalaman saya, kalau kita klarifikasi hal yang membuat orang tidak suka terhadap kita, ini hanya membuat keadaan menjadi lebih buruk! jadi lebih baik terima kritk kenapa mereka tidak menyukai anda, dan terus berbenah diri.

Orang lain tidak suka ke kita itu wajar sekali. Jangan putar otak supaya orang itu jadi suka ke kita, tapi coba merubah diri jika ada hal negatif dari ketidaksukaan itu. Masalah orang itu jadi suka kepada anda atau tidak itu tidak penting sama sekali. Karena mau sampai kapanpun pasti saja ada orang yang tidak menyukai anda.

Menjadi pemimpin pasti menghadapi ini. Saya memimpin 30 karyawan. setahun ke belakang, setidaknya 5 orang resign dari perusahaan saya karena alasan tidak cocok dengan saya atau tidak suka dengan saya. Ini membuat saya ga bisa tidur! 5 orang dalam setahun tidak suka sama saya! jangan jangan karyawan yang lain juga ada yang ga suka sama saya tapi blm mau resign...

Ya itulah yang harus dihadapi oleh pemimpin. Pemimpin itu berat sekali, makannya tidak semua jadi pemimpin. Tidak ada pemimpin yang instant, semua harus dipelajari dan dialami. Saya pun berusaha sekuat tenaga untuk belajar terus dan belajar terus. Buku John C. Maxwell sedang saya "lahap" ketika menulis artikel ini.

Ga kebayang saya jadi presiden gmn rasanya. karena kita di level rakyat ini hanya melihat dari bawah. Bagaimana kalau dari sudut pandang si presiden? kayanya dia udah "kebal" tidak disukai orang.

Jadi... Buat anda yang mau jadi pebisnis dan atau mau memimpin orang. Siap siap untuk tidak disukai orang ya. Ingat, terus berbenah dan evaluasi diri menjadi pemimpin yang baik, bukan pemimpin yang disukai semua orang.

Tidak ada komentar:
Write komentar