Minggu, 16 Februari 2020

Tahapan Memulai Bisnis Online

Versi video part 1:

Versi video part 2:

mungkin ada perbedaan konten di video dan konten di blog ya, jadi untuk pembelajaran yang lebih komperhensif, baiknya tonton video di atas, dan baca juga post ini sampai habis. he he

Jadi saya udah mempraktekkan tahapan memulai bisnis online tersebut untuk 3 brand punya saya: Bajuyuli, Muslimore, dan Syarday. Metoda yang saya share itu blm tentu berhasil di anda ya, banyak metode lain di luaran sana. Silahkan pilih mana yang cocok buat anda.

Jadi, untuk memulai bisnis online versi saya, berikut tahapan-tahapannya:

1. Cari Nama yang representatif dan Unik

Banyak orang yang asal ngasih nama untuk bisnisnya, sah sah saja sih, tapi kalau mau membangun brand, itu adalah kesalahan fatal. Jadi anda harus cari nama yang representatif dengan produk yang dijual, dan yang paling penting nama tersebut harus UNIK dan available di semua channel. Jadi jangan pilih nama yang udah dimiliki orang lain.

Sebagai contoh, jika anda mau berjualan baju dengan merk "Samsung", jelas ini anda akan tersisihkan  dari awal, karena orang taunya Samsung ya elektronik, bukan brand milik anda.

Jadi pastikan nama yang mau anda jadikan brand itu, harus belum ada yang punya, dengan cara cek ketersediaan nama tersebut di semua channel. Channel yang jualan itu adalah website dot com, Facebook, Instagram, Youtube, Tokopedia, Shopee, Lazada, Bukalapak, dan lain sebagainya.

Kan lucu kalau misalkan anda memilih suatu nama brand misalnya AABBZZ, tapi karena AABBZZ udah ada yang punya di Tokopedia, sehingga anda menambahkan angka di belakanganya menjadi AABBZZ99 --> ini membuat nama brand anda jelek.

Jadi pastikan nama anda tersebut belum dimiliki orang lain, lalu segera daftarkan nama tersebut. Cara ngeceknya cek aja 1 per satu di channel2 di atas, jika "halaman tidak ditemukan", maka itu artinya blm ada yang punya. Kalau untuk nama domain website anda bisa Googling dengan keywords: Domain Availability Checker

Nah jika anda sudah menemukan nama yang unik, SEGERA daftarkan nama brand anda di seluruh channel, sekali lagi SEGERA! keburu diambil orang!

2. Jual produk orang lain

Jika nama brand sudah ada, jangan pusing untuk cari produk, mulailah dengan menjual produk orang lain yang laku. Misalkan anda mau berjualan baju muslim, ya anda tinggal cari supplier baju muslim, baik offline maupun online.

Dan anda harus objektif mau menjual produk apa, karena selera anda TIDAK SAMA dengan selera pasar. Jadi contohnya gini jika anda mencari baju muslim di toko offline yang akan anda jual online, tanya ke penjual, di sini yang paling laku produk yang mana, cobalah beli beberapa buah, dan menjualnya sendiri.

Ini berlaku juga untuk berjualan seperti elektronik, accesoreies HP, dan lain sebagainya.

Ingat jangan terlalu PD membeli barang yang akan dijual, kalau saya sih maksimal nyetok barang baru sebanyak 6 pcs.

3. Mulai Jualan (upload produk)

Produk sudah ada, skg tinggal upload! pelajari cara upload yang baik di Marketplace dan Socmed, Jika website, belakangan tidak apa apa. Jika tidak ada foto produknya, bisa anda buat sendiri, silahkan googling banyak kok cara2 mudah bikin foto produk hanya pakai kamera HP, ga perlu ribet sewa photographer, editing, atau sewa model.

Nah yang perlu diingat adalah, ikuti semua instruksi yang diberikan oleh Marketplace atau Socmed soal upload produk. Jangan ngeyel! Misal saja di Lazada itu harus upload produk dengan foto background putih, ya ikuti! ga usah ditambahi embel2 yang menurut anda "lebih cantik". Ingat selera anda tidak sama dengan selera pasar. Dan yang paling penitng, kita kan "numpang" berjualan di marketplace tersebut, maka sudah selayaknya kita ikuti apa ketentuan/saran dari yang punya marketplace.

Tujuan mulai berjualan ini hanya untuk membiasakan anda dengan fitur2 yang ada di marketplace atau socmed, kalau sudah fasih bisa maju ke step selanjutnya.

4. Marketing gratisan

Jangan mudah tergiur dengan orang yang bilang bahwa harus ngiklan yang berbayar! percayalah iklan yang tidak berbayar justru lebih efektif dibandingkan iklan berbayar.

Nah karena anda baru memulai bisnis ini, jangan dulu pakai iklan yang berbayar. Gunakan semua "amunisi" gratis yang disediakan oleh Marketplace atau SOcmed. Sebagai contoh, Shopee itu memberikan fitur "nyundul" setiap 4 jam sekali, gunakan fitur itu dengan konsisten!

Contoh lain, Instagram kan ada banyak fiture, mulai dari feed, story, live, dlsb. gunakan dulu fitur tersebut dengan optimal, sebelum berpikir untuk menggunakan iklan berbayar.

Nah harapannya dengan marketing gratisan ini, anda sudah berhasil mendapatkan beberapa kali transaksi. Jangan berharap instan! bisa dapet orderan 1 transaksi per hari dalam 3 bulan memulai, itu sudah prestasi yang baik.

5. Produksi Sendiri

Sebenernya tahapan ke-5 ini jauh sekali setelah tahapan ke-4. Dan tahapn ke 5 ini mungkin tidak berlaku untuk anda yang mau berjualan elektronik, karena mungkin anda tidak akan bisa menyaingi Samsung yang punya pabrik elektronik dan engineer terbaik.

Setelah anda berhasil membukukan penjualan yang konsisten, mulailah berpikir untuk memproduksi sendiri produk yang anda jual. Anda sudah tau produk mana yang laku, ya anda tinggal bikin produk yang mirip mirip, harapannya ya akan laku juga.

Produksi sendiri ini gunannya supaya anda bisa memperbesar margin, karena sebelumnya beli ke supplier yang sudah ada profit untuk mereka, sekarang semua profit beralih ke anda.

==

Ya itu saja penjelasan tahapan memulai bisnis online, kalau ada pertanyaan tulis di kolom komentar Channel Youtube saya ya.

Tidak ada komentar:
Write komentar