Minggu, 26 Januari 2020

Wirausaha itu punya waktu fleksibel?

Pasti sering denger kan kalau kita jadi full time bisnis waktu kita jadi fleksibel? jawabannya ya memang betul, tapi jangan artikan fleksibel adalah jam kerja lebih sedikit dibandingkan yang bekerja, tapi kemungkinan besar jumlah jam kerja lebih banyak!

jam kerja
ilustrasi: jam kerja


Saya ±5 tahun part time bisnis (sambil kuliah dan kerja), dan sudah ±4 tahun full time bisnis. Selama saya full time bisnis, jam kerja saya itu rata rata lebih dari 8 jam sehari! Di kala orang lain pulang, saya tetep kerja, di kala orang lain tidur, saya masih kerja, di kala orang lain liburan, saya HARUS kerja! jika tidak bisa kacau bisnis saya, dan bahkan bisa bisa karyawan ga makan. Ancaman yang cukup mengerikan kan?

Memang betul waktu jadi fleksibel, saya bisa ke kantor kapan saja semau saya, saya bisa bermain sama anak kapan saja terserah saya (tergantung prioritas), namun ke-fleksibel-an itu harus saya bayar di jam lain.

Sebagai contoh, saya memang sering pergi bersama keluarga saya di hari kerja dan jam kerja! enak banget kan? tapi malam harinya saya harus "menebus" liburan itu dengan bekerja.

Kan punya karyawan kenapa kerja terlalu keras? nah ini adalah tanggapan orang awam yang belum pernah ngerasain bisnis.. Saya itu bisnis dari 0, i built this from scratch! bukan meneruskan bisnis orang tua yang udah ada sistemnya, udah ada orang yang bertanggung jawab, dan ada yang ngasih tau. Jadi saya harus selalu berpikir keras setiap hari supaya bisnis ini bisa jalan. Bukan pekerjaan mudah, tapi jujur saya sangat menikmati. Karena setiap problem yang saya berhasil pecahkan, saya malah semakin bergairah untuk menemuka problem problem baru.

Ditambah lagi, bisnis saya baru ±4 tahun berjalan dan skalanya adalah skala UMKM. Dengan artian, saya tidak punya budget untuk memperkejakan orang super yang bisa menghandle bisnis saya. Ya mudah2an ini untuk saat ini, tapi kedepannya Insya Allah bisa memperkerjakan professional untuk membantu scale up bisnis saya.

Dan silahkan anda telaah bisnis bisnis besar, seperti Rockefeller, Steve Jobs, Bill Gates, Mark Zuckerberg. Mereka semua "rempong" dan terjun teknis di tahun tahun awal bisnis mereka. Kenapa? karena ini untuk menancapkan tiang pancang dan "ruh" dari bisnis tersebut.

Nah balik lagi, siapa tau anda lagi bimbang mau resign kerja untuk bisnis atau tidak. siap ga anda bekerja lebih lama dan lebih cape? ini butuh mental dan stamina yang kuat. Jadi tolong buang jauh jauh bahwa pebisnis itu kerjanya "santai"

Tidak ada komentar:
Write komentar