Kamis, 04 Februari 2016

Memulai Usaha Cuci Motor

Akhirnya saya berhasil juga start-up bisnis offline, yaitu bisnis cuci motor. Ketika tulisan ini dibuat, tempat cuci motor saya baru buka selama 9 hari. Di sini saya mau berbagi semua proses yang saya jalani dan analisis pribadi saya tentang si cuci motor yang saya buat.

Kenapa cuci motor?

Motor semakin hari semakin banyak, karena cicilan murah, dan sekarang udah gak aneh kalau rumah punya lebih dari 2 motor. Pasar cuci motor gede banget gan!

Coba kita buat perhitungan sederhana ya, seandaikan saja setiap rumah memiliki 1 motor.

asumsi:
1 RT terdiri dari 50 KK (rumah)
1 RW terdiri dari 3 RT
1 Kelurahan terdiri dari 10 RW

jadi dalam 1 kelurahan = 1 x 10 x 3 x 50 = 1500 motor gan!

itu baru 1 kelurahan, belum ditambah kendaraan yang lalu-lalang dari luar kelurahan.

Persiapan

Tempat


Hal yang paling utama dari tempat cuci motor, adalah tempat, tempat dan tempat. Tempat yang strategis sangat menentukan ramai atau tidaknya tempat cuci motor. Strategis dalam artian, pinggir jalan besar, dekat kompleks perumahan, dekat perkampungan, dekat pusat perbelanjaan, dlsb. Yang pada intinya adalah tempat yang mau dijadikan tempat cuci motor harus banyak dilalui oleh motor (ya iya lah...)

Saya sendiri menyewa ruko di perbatasan kota Bandung - Cimahi seharga: Rp 15.000.000,- setahun,

Penyesuaian tempat

Sebelum tempat kita bisa dipakai cuci motor, perlu dimodifikasi ini itu. Mulai dari pembuatan stand motor, sumber air, dan renovasi lain-lainnya.

Klik untuk baca selengkapnya »

Tidak ada komentar:
Write komentar