Jumat, 24 Juli 2020

Ini Tempat Jual Masker Kain Kualitas Terbaik

Masker kain kini semakin mudah ditemukan. Semakin banyak orang yang menjual produk ini karena memang wajib dipakai selama masa pandemi. Hanya saja tidak mudah untuk menemukan produk masker yang nyaman dipakai dan berkualitas. Tapi kini ada solusinya karena ada layanan jual masker kain Custom.co.id.


1.   Bahan Berkualitas

 

Custom.co.id menjual produk masker kain dengan bahan yang berkualitas. Seringkali kita merasa tidak nyaman memakai masker karena bahan kain yang digunakan buruk kualitasnya. Namun, Custom.co.id memastikan bahwa Anda akan merasa nyaman karena masker terbuat dari bahan kain yang berkualitas baik.

 

Bahan yang digunakan adalah hipolytex dan scuba. Masker didesain nyaman sehingga bisa digunakan untuk beraktivitas sehari-hari. Anda pasti akan lebih betah memakai masker jika kualitas bahan kain yang digunakan memang bagus.

 

2.   Desain Beragam

 

Tidak hanya bahan yang berkualitas, desain masker yang menarik tentu akan membuat Anda jadi lebih percaya diri. Apalagi masker saat ini wajib dipakai untuk beraktivitas. Anda tidak akan merasa bosan memakai masker dengan desain yang unik, menarik, dan sangat beragam dari Custom.co.id.

 

3.   Ukuran Anak dan Dewasa

 

Tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga diwajibkan memakai masker saat mereka beraktivitas. Di sini Anda bisa menemukan produk masker dengan ukuran wajah orang dewasa dan anak-anak. Anak-anak dijamin akan merasa nyaman memakai masker dengan ukuran yang pas dan terbuat dari bahan berkualitas.

 

Tak hanya masker dewasa saja yang memiliki desain unik dan menarik. Masker anak-anak juga dibuat dengan desain dan warna yang menarik. Produk ini akan membuat anak-anak semakin bersemangat untuk memakai masker setiap hari.

 

4.   Desain Tali yang Bervariasi

 

Custom.co.id menyediakan produk masker dengan dua jenis desain tali yaitu earloop dan headloop. Earloop merupakan model masker dengan tali yang dikaitkan langsung di telinga. Sementara itu model headloop merupakan tali masker yang langsung dilingkarkan di kepala.

 

Biasanya, model headloop digunakan bagi para pemakai jilbab sehingga lebih praktis untuk digunakan. Anda bisa memilih masker dengan desain tali yang paling sesuai kebutuhan dan kenyamanan.

 

5.   Bisa Custom

 

Sesuai dengan namanya, Custom.co.id menyediakan jasa pemesanan masker dengan desain custom dari para pelanggan mereka. Anda bisa bebas membuat desain masker yang unik milik Anda sendiri. Anda bisa memiliki masker dengan warna dan desain yang paling Anda sukai.

 

Tak hanya bisa memesan untuk dipakai secara pribadi, Anda juga bisa melakukan pemesanan dalam partai besar. Desain masker yang Anda buat bisa dicetak dalam jumlah banyak untuk dijual kembali.


Custom.co.id menjadi salah satu layanan jual masker kain yang sangat terpercaya dan bisa diandalkan. Produk masker yang dihasilkan bisa memberi perlindungan karena bersifat antibakteri dan memiliki teknologi anti air. Anda bisa beraktivitas dengan bebas memakai masker yang nyaman dan aman.

Kamis, 09 Juli 2020

Kebutuhan Lem Pipa untuk Sehari-Hari dan Proyek Besar

Penggunaan lem pipa yang sudah semakin banyak digunakan untuk menyambung pipa paralon atau PVC. Banyaknya merek lem yang terjual di pasaran juga membuat anda bingung untuk memilih. Pastikan untuk mengetahui fungsi lem untuk berbagai jenis kebutuhan. 




Untuk Proyek Besar

 

Proyek besar biasanya akan berkaitan dengan konstruksi bangunan dengan skala yang lebih luar dan menggunakan tenaga kerja profesional. Untuk mendapatkan hasil lem yang baik untuk kebutuhan ini, tentu anda harus mencari lem yang tahan lama dan merekat dengan sempurna. Pipa yang menggunakan lem terbaik akan sulit rusak karena pergantian cuaca atau kondisi di wilayah tersebut. Pilihan pipa untuk kebutuhan proyek besar adalah pipa PVC. Pipa ini dikenal dengan pipa yang ringan dan sangat mudah untuk disambung satu sama lain. 

 

Selain itu, penggunaan pipa PVC lebih efisien dibanding pipa jenis lain. Oleh karena itu, proyek besar seperti restoran, mal dan lainnya harus menggunakan pipa PVC dan lem yang kuat. 


Lem dengan kualitas terbaik akan mempermudah pengerjaan dan anda tidak perlu mengganti pipa setiap saat jika terjadi kebocoran. Penggunaan lem akan berdampak pada kekuatan pipa tersebut. 

Untuk Memperbaiki Pipa Rusak 

 

Terkadang pipa tidak selamanya akan terus membaik, tentu terkadang ada kerusakan seperti bocor atau bahkan pecah. Apalagi pipa yang sudah digunakan dalam waktu yang sangat lama. Salah satu penyebab rusaknya pipa adalah menggunakan lem pipa yang kurang bagus. Lem yang kurang berkualitas akan sangat mempengaruhi bangunan. Penting untuk mencari lem yang memiliki sifat khusus untuk pipa PVC. 

 

Cara untuk menyambung pipa akan tidak bocor adalah dengan memilih pipa dengan kandungan PVC yang tinggi. Pipa dengan kualitas bagus akan berbunyi sedikit keras dan lunak. Pipa terbaik bisa juga didapat dari merk rucika. Umumnya, agar pipa tidak mengalami kebocoran, anda harus memilih aksesoris terbaik seperti knee dan lainnya. 

 

Lem PVC juga akan menentukan kuat tidaknya lem tersebut. Gunakan lem agak banyak untuk bisa merekatkan pipa dan tekan dengan kuat. Biarkan selama satu jam untuk bisa menyatu dengan baik. 

 

Anda bisa menemukan lem pipa rucika  terbaik yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai jenis kebutuhan adalah lem dari brand terkenal rukica, RUGlue. Lem pipa PVC ini umumnya berwarna bening dan sangat kental. Kandungan chloroform pada lem dapat digunakan untuk melarutkan pipa sehingga ketika dioleskan pada pipa akan sangat mudah menyatu. 

 

Anda bisa langsung mengklik tautan ini untuk melihat keunggulan dari lem ini, klik http://www.rucika.co.id/produk/ruglue/. Lem tersebut dijual dalam model tube sehingga sangat mudah untuk menggunakannya. Untuk RUGlue terdapat kemasan dalam bentuk tube, kaleng bahkan botol. Anda juga bisa dengan mudah mendapatkannya atau membeli baik di toko offline atau online. 

Rabu, 01 Juli 2020

Perlukah Punya Desainer Grafis?

Postingan ini ada kaitannya dengan postingan: Prospek Kerja Desainer Grafis, silahkan baca dulu untuk memperkaya khasanah.

Untuk bisnin online perlu ga sih punya desain grafis sendiri? jawabannya ya relatif. Tapi saya akan share pengalaman saya pribadi.

Dulu desainer graphis saya itu ada 3 orang, jago jago, sekarang tinggal 1 orang saja dan masih dalam tahap belajar. Mahal sekali "memelihara" desain grafis itu. Gaji 3 orang itu ditotalkan sebulan ±8jt, lalu apa yang didapat?

Sebagai gambaran ini ada video yang keren banget dibuat oleh tim creative saya, tapi berapa kali ditonton? hanya 100an-view! ga sebanding dengan harga pengambilan footage (video) nya, dengan waktu yang dicurahkan untuk editingnya, dan biaya biaya lainnya.



Kalau dilihat dari view Channel Youtube nya, per artikel ini ditulis, adalah sekitar 2jt view. Pendapatan adsense dari channel tersebut selama 4 tahun dirawat adalah ±$820 atau sekitar 10 jt rupiah. bayangkan nominal itu hanya bisa membayar 1 bulan lebih dikit tim creative saya yang dulu.

Bagaimana dengan konten Instagram? kalau parameternya adalah followers, ini juga ga beda jauh. Followers IG Bajuyuli per artikel ini ditulis itu sekitar 65rb, berapa biaya yang dikeluarkan totalnya? Lebih dari 1 M! itu mulai dari gaji tim creative, photoshoot, dan yang paling mahal adalah iklan. Makannya kalau ngebandingin uang yang dikeluarkan dengan followers yang didapat itu sebenernya kurang relevan. baca dulu: https://www.garoblogz.com/2020/06/harga-followers-instagram.html

Jadi bisa saya simpulkan saat ini, memiliki tim creative inhouse itu boros sekali, ga sebanding dengan hasil yang didapatkan. Ternyata jauh lebih efisien "melempar" ke outsource daripada punya karyawan sendiri. Jadi jika anda sepaham dengan saya, atau masih ragu untuk punya tim creative sendiri, berikut saran saya:

1. Cobain Canva!

Canva itu memudahkan sekali! ini tanpa endorse dari mereka loh ya. Saya sendiri untuk saat ini memutuskan untuk editing sendiri konten sosmed bisnis saya. Karena emang gampang banget. Konten untuk 1 minggu bisa saya kerjakan hanya dalam waktu 3 jam saja. Jauh lebih efisien daripada punya karyawan desainer grafis.

Dan lagian dengan begini, saya jadi lebih bisa menyampaikan pesan bisnis saya ke pelanggan. Beda halnya kalau desaier grafis yang buat, rata rata mereka hanya bisa menggambar, tapi ide marketing dan ide "delver message" nya di bawah harapan. Barulah saya menyadari ini, padahal saya dari dulu saya sudah sadar ada beberapa online shop terkenal dengan followers IG ratusan ribu, masih di-adminin oleh ownernya sendiri. Ternyata ini toh alesannya.

balik lagi ke Canva, selain gampang, Canva juga lebih murah dibanding beli Adobe Photoshop! Canva itu subscribe nya 1jt-an untuk setahun, sedangkan Adobe CC paling murah 300rb / bulan. silahkan anda do the math.

2. Sewa photographer untuk photoshoot

Kalau udah bisa Canva, tanpa ada materi foto video nya kan percuma ya.. buat saya, untuk sewa photographer professional itu jauh lebih murah daripada punya karyawan photographer.

Ini tergantung seberapa sering anda butuh melakukan photoshoot.

Kalau saya, rata rata itu hanya 1 bulan sekali photoshoot, bahkan ada yang 1 bulan tanpa photoshoot sama sekali. Karena stock photonya masih banyak

Biaya photoshoot biasanya yang saya keluarkan adalah sbb:

- sewa studio 400rb/3 jam
- sewa photographer 500rb/hari
- fee model anak ±400rb/orang
- editing foto standard (background solid putih) = 10rb/ foto
- akomodasi lain lain = 400rb/session

Jadi kalau ditotal total, sekali photoshoot itu kurang lebih biaya yang dikeluarkan 3jt rupiah, ini jauh lebih murah daripada biaya bulanan tim creative saya yang dulu.

==

Jadi kesimpulannya adalah, silahkan anda pikir pikir dengan masak apakah perlu meng-hire seorang / dua orang desainer grafis. Selama anda bisa melakukan sendiri dan super mudah, menurut saya jangan dulu. Kecuali kalau memang core bisnis anda adalah bisnis media ya, tapi kalau online shop jualan baju seperti saya, hindari pemborosan.

2 Cara Print Hitam Putih Tanpa Bingung

Cara setting printer menjadi hitam putih. Berhubung harga tinta warna mahal maka pengusaha percetakan harus tahu pengaturan ini karna dapat membantu mengurangi penggunaan tinta warna yang boros.

Untuk mengatur hasil print menjadi hitam putih ada 2 cara yang bisa dilakukan dalam pengaturan printer anda.

1. Gunakan Setting Cartridge
Ganti settingan cartridge menjadi hitam dengan cara
  • Silahkan buka dokumen yang akan diprint
  • Silahkan Print preview atau tekan (Ctrl+P)
  • Silah Klik Printer Properties
  • Pad tab Maintenance klik Ink Cartridge Settings
  • Ganti Ink Cartridge menjadi Black Only
  • Simpan pengaturan dengan klik OK
  • Pada Printer Propertis juga klik OK
  • Sekarang printer yang anda gunakan akan selalu mencetak dengan tinta warna hitam.
  • Jika tinta hitam habis, anda juga bisa menggunakan tinta warna dengan mengganti Ink Cartridge menjadi Color Only
Cara print hitam putih
Printer Properties


2. Menggunakan Grayscale Printing
  • Silahkan Print Preview
  • Klik Printer Properties
  • Pada tab Quick Setup atau Main centang Grayscale Printing
  • Sebagain printer tidak menggunakan kalimat perintah grayscale printing. Jadi kalau tidak ada tulisan Grayscale Printing cari Black and White dan silahkan dicentang.
  • Jika selanjutnya anda mau mencetak dengan hitam putih lagi silahkan centang Always Print with Current Settings.
  • Klik OK dan silahkan mulai mencetak dukomen anda. 
cara print hitam putih
Printer Properties

Pengaturan mencetak dengan hitam putih ini sangat berguna bagi anda yang punya usaha percetakan sehingga setiap pelanggan yang ngeprint selalu diprint dengan hitam putih dan anda bisa mengaturnya menjadi warna kembali jika memang diperlukan.
Semoga bermanfaat, terima kasih !

Senin, 29 Juni 2020

Jangan Terjebak jadi Self-Employee

Cara orang mendapatkan uang itu terbagi jadi 4 tipe menurut Kiyosaki di bukunya Cashflow Quadrant. Yaitu Pekerja, Pebisnis, Self-employee, dan investor. Buku ini ini sangat saya rekomendasikan buat anda yang mau belajar binis, hatamkan juga buku Kiyosaki yang lainnya. Atau bisa baca dulu review saya di sini: https://www.garoblogz.com/2015/01/cashflow-quadrant-chapter-1.html

Artikel ini saya fokus akan bahas tentang Self Employee. Apa itu self-employee? adalah orang yang bekerja dengan mengandalkan kemampuan pribadinya, dan jika tidak ada dia, bisnis tidak berjalan.

Banyak banget contoh self-employee, dari yang sedikit uangnya sampai yang uangnya banyak. Contoh yang sedikit uangnya adalah seperti penjual gorengan, warteg, rumah makan padang. Contoh yang banyak uangnya adalah seperti dokter, pengacara, artis, toko bangunan, dst.

Banyak salah kaprah di masyarakat, bahwa bisnis itu = self-employee. Orang menganggap bahwa bisnis itu, kita harus yang paling capek, kita yang paling terjun ke lapangan, dan seterusnya. Untuk level awal bisnis, ya ini betul sekali, bahkan wajib dialami oleh semua founder bisnis. Supaya kita faham apa sih bisnis yang kita jalani, faham apa kemauan customer, dan faham kejadian di lapangan.

Tapi untuk jangka panjang, ini buruk sekali. Dengan menempatkan diri kita selalu terdepan dalam bisnis kita, membuat bisnis kita tidak berkembang. Padahal banyak hal hal lain yang harus dipikirkan oleh founder bisnis. Anda bisa lihat toko bangunan, si enci/koko nya masih jadi kasir toko kan? ya omsetnya memang besar, penghasilannya besar, tapi dia akan di situ situ terus, tidak akan bisa expansi seperti Ace Hardware / Kawan Lama.

Sepengalaman saya, 2 tahun adalah waktu yang cukup buat pebisnis untuk menarik diri dari hal hal teknis. Mulai membuat sistem agar diri kita hanya mengerjakan hal hal yang strategis saja, hal hal teknis seperti kasir, upload produk, customer service, biarkan dikerjakan oleh karyawan.

Saya pribadi, di tahun ke 5 full time bisnis, dan sejak dari SD sudah berbisnis, saat ini saya hanya mengerjakan hal teknis sebayak 20%, selebihnya saya delegasikan ke karyawan. Tujuan saya tentu bisa 90-95% pekerjaan teknis dikerjakan oleh karyawan, tapi saya terkendala biaya untuk memperkerjakan orang yang sanggup menggantikan hal teknis yang saya kerjakan. Dalam artian, bisnis saya belum berkembang berkembang banget. Baca juga: https://www.garoblogz.com/2018/12/review-buku-4-hour-work-week.html

Buatlah sistem untuk bisnis kita, usahakan sebisa mungkin pengambilan keputusan terakhir bukanlah di diri anda. Cukup di level karyawan.

Hal hal yang belum bisa saya lempar ke karyawan adalah keputusan cashflow, menjalankan FB ads, Google Ads, ads lainnya, perhitungan inventory. Ini tugas tidak mudah, yang harus dikerjakan oleh minimal S1, sedangkan karyawan saya 90% adalah lulusan SMA. Mau meng-hire S1, kami belum sanggup. Memperkerjakan S1 yang kualitas bagus, ga sanggup bayarnya, memperkerjakan S1 fresh/kurang bagus, dirasa mubazir. Jadinya ini maju kena mundur kena.

Jadi saran saya, inventarisir pekerjaan apa saja yang ada di bisnis anda. Pilah pilah, mana yang bisa didelegasikan, dan mana yang masih harus dikerjakan sendiri. Dan buatlah sistem dan prosedur yang tidak ribet, yang orang mudah untuk mengerti. Perlu diingat, turnover (tingkat berhenti) di level UMKM itu cukup tinggi, jadi kalau anda tidak membuat sistem yang adaptif, jika si karyawan resign, bisa bisa bisnis anda goyang atau kemunduran.

Kunci penting dalam meembuat sistem agar tidak terjebak jadi Self-employee adalah KEPERCAYAAN. Seberapa percaya anda terhdap karyawan anda mengerjakan sesuatu? itulah pentingnya sistem. Sistem yang dibuat harus bisa menjawab hal hal seperti:

  • bagaimana cara mengerjakan suatu pekerjaan tersebut
  • bagaimana cara pelaporan hasil pekerjaan
  • bagaimana cara ngecek kualitas pekerjaan
  • bagaimana komunikasi yang harus ditempuh dalam pekerjaan tersebut

semoga bermanfaat.

Jumat, 26 Juni 2020

Prospek Kerja Desainer Grafis

Bulan lalu salah satu karyawan terbaik saya resign dari Bajuyuli, dengan alasan udah ga nyaman dan merasa "dulu di sini ga gini". Dia udah kurang lebih udah ikut saya selama 3 tahun, wajar kalau dia berhenti atau memutuskan resign. Ini ada kaitannya dengan siklus umur organisasi, yang Insya Allah saya buatkan postnya nanti. Dan ini juga memperkuat teori saya yang bahwa di level UMKM, alasan karyawan berhenti atau resign itu bukan karen gaji. Baca: https://www.garoblogz.com/2020/03/alasan-utama-karyawan-berhenti-di-umkm.html

Karyawan saya tersebut posisinya adalah graphic designer (desainer grafis), yang melakukan photoshoot, bikin konten sosial media, konten Youtube, bikin katalog, dan lain sebagainya. Udah ketebak kan apa skill nya? ya, skill dia adalah software Adobe, dan jujur aja, dia jago banget!

Jujur saja setelah dia resign, saya tidak khawatir bisnis saya akan goyang, kenapa? karena sekarang ada Canva! Saya ga usah pusing nyari orang yang sama skill nya dengan dia, yang saya butuhkan adalah orang yang mau ngulik Canva, yang sebenernya udah gampang banget! bahkan saya berencana beberapa waktu ke depan saya langsung aja deh yang buat konten sosmed, sekalian menghemat biaya.

Nyambung ke judul, Canva ini mendistrupsi pekerjaan desainer grafis. Karena emang menggunakannya mudah sekali, tinggal drag n drop aja. Ga perlu skill khusus, ga perlu pengalaman khusus, yang penting orang yang make Canva itu mau ngulik! udah itu aja.

Di Canva saya bisa bikin poster keren, bisa bikin video motion yang bagus, slide presentation, dan masih banyak banget. Belum lagi kita bisa upload template nya ke Canva, jadi bisa ngerjain di mana aja. Bisa di laptop, bisa di PC, bisa di HP (di HP blm pernah saya coba sih). Wah pokonya mudah banget lah.

Saya melihat prospek kerja untuk desainer grafis akan sangat terancam, apalagi kalau tidak dibarengi dengan kompetensi seni yang baik. Karyawan yang saya sebutkan tadi, skill software Adobe nya jago banget, tapi kalau saya suruh bikin konsep konten yang keren dia ga bisa. Jadi sebagian besar konten kami ke belakang itu, nyontoh punya orang lain atau ada instruksi langsung dari saya.

Ini gawat sekali, berapa banyak lulusan SMK Multimedia? berapa banyak orang yang hidup dari jasa "kuli gambar"? SMK harus segera rubah kurikulum, jadi daripada mengajarkan hard-skill untuk menggambar digital, lebih baik mengajarkan sense seni, atau sense untuk ngulik. Eh tapi ini kan SMK ya, dimana emang hardskill yang diajarkan. duh jd bingung.

Jadi menurut saya, prospek kerja di dunia kreatif ke depannya itu lebih ke sense seni nya, kemampuan copuwriting, pengaplikasian Ads, gaya menulis, dan lain sebagainya. Jika anda nyasar ke sini gara gara lagi nyari pekerjaan di bidang desain grafis, mending segera belajar software lain selain Adobe Photoshop / Adobe yang lainnya. Dan juga belajar2 lagi tentang estetika seni dan marketing.

Ya begitulah, zaman sangat cepat sekali berubah, bukan tidak mungkin Canva bisa mengalahkan Adobe dalam waktu dekat. Ini ada video saya tentang perbandingan Canva dengan Adobe Spark:




Kamis, 25 Juni 2020

Profit atau Omset?

Mengutamakan omset besar tapi profit kecil atau rasio profit besar dan omset kecil? Ya lebih baik omset besar dan profit besar dong. hehe

Tapi kalau memilih antara satu, lebih baik membesarkan omset atau profit, saya akan pilih OMSET!

Profit atau omset?
Profit atau omset?


loh kok? bukannya prinsip bisnis itu mendapatkan profit sebesar besarnya? ya betul, tapi kalau dari awal anda sudah mengejar profit, bisnis anda tidak akan berkembang. Maksud saya di sini bukan berarti bisnis itu tidak ada untung, tapi untung yang didapatkan jadikanlah modal kembali, atau bahasa kerennya itu retained earning.

Khususnya untuk bisnis yang di bawah 10 tahun, profit itu ga penting, lebih baik membesarkan omset sebesar besarnya lalu keuntungan yang didapat gunakan kembali untuk mengembangkan bisnis. Bisa dengan research produk baru, ekspansi, belanja karyawan yang lebih baik, pindah ke tempat yang lebih ok, dan lain sebagainya. Ini adalah konsep kapitalis sejati. hehe

Kalau bisnis anda sudah 10 tahun bisa bertahan, itu secara teori anda sudah memasukin fase bisnis yang mature. Pasar anda sudah terbentuk, customer anda sudah banyak, sistem anda sudah kuat, baru lah anda berpikir untuk mencari profit sebesar besarnya. Mungkin anda sudah sering dengar, bahwa unicorn (Shopee, Tokopedia, Gojek, dslb) itu tidak profit, ya itu sangat wajar sekali, mereka mengutamakan keberlangsungan bisnis mereka supaya bisa bertahan selamanya.

Bisa kita lihat Amazon dan Google, mereka sudah 10 tahun lebih, wajar kalau mereka mencari profit. Dan Amazon adalah perusahaan ter-profit dengan valuasi terbesar sepanjang sejarah manusia. Saya lupa pernah baca ini dimana, tapi silahkan anda kroscek dengan Googling ya. *thanks to Emil Yahya yang sudah mengoreksi

Saya sendiri, karena saya berbisnis baju muslim, biasanya profit yang saya dapatkan langsung saya alokasikan lagi ke bahan baku atau biaya branding. Jadinya uangnya muter muter terus, dengan harapan bisa membesar terus omsetnya seperti bola salju.

Oh ya meski saya bilang profit itu ga penting, lalu bagaimana dengan kesejahteraan anda sebagai pemilik bisnis? silahkan anda cek, founder bisnis sukses itu gaya hidupnya tidak glamor. 

Bill Gates? khas dengan sweaternya yang bersahaja dan misi filantropinya dia
Mark Zuckerberg? tampilannya juga sederhana, ga tau sih gaya hidupnya
Sandiaga Uno? tampilannya juga sederhana, dan banyak menelurkan misi pengembangan UMKM

3 orang di atas aja seperti itu, lantas mengapa anda berharap berbisnis dan bisa foya foya? ini memang salah kaprah yang beredar di masyarakat. Orang orang sering bilang, "wah enak nih bisnis banyak duitnya". oh ini salah sekali. Justru kalau anda mau gampang foya foya, berkarir aja di perusahaan gede, dijamin banyak uangnya, dan bisa memuaskan gaya hidup foya foya yang anda dambakan.

Jadi soal uang dan kesejahteraan, yang penting buat founder / CEO level itu adalah terpenuhi kebutuhan nya yang standar dan nyaman. Bukan berarti melarat loh ya, jika di bisnis anda mengharuskan anda punya helikopter, kenapa tidak? tapi kalau ngambil profit bisnis untuk beli helikopter supaya bisa jalan jalan terus, ini founder yang buruk.


Rabu, 24 Juni 2020

Manajer Wajib Ngerti Teknis

Kalau mau jadi manajer yang sukses, dimanapun anda berkarir, anda harus pernah merasakan kerja di bawah. Mau jadi pemimpin di manapun, anda harus pernah merasakan berpeluh kesah di bawah. Mau jadi founder pebisnis hebat, harus dimulai dari tangan kotor ngurusin hal teknis. Baca dulu: https://www.garoblogz.com/2020/03/baru-mulai-bisnis-langsung-punya-karyawan.html

Konsep itu sih udah lama banget nempel di otak saya, tapi baru saja saya baca buku lawas dan mengungkapkan hal yang kurang lebih sama.

Teori menjadi manajer sukses
Teori menjadi manajer sukses

Itulah mengapa di perusahaan perusahaan yang besar, mereka mengadakan MT (manajemen training), untuk melatih para fresh graduate untuk siap pakai jadi manajer. Kalau ga salah biasanya MT ini minimal 1 tahun. Itu pun ga semuanya layak, karena 1 tahun itu waktu yang sangat sedikit sekali untuk mempelajari teknis pekerjaan. Belum lagi soal berinteraksi dengan orang (bawahan).

Mengerti hal teknis itu penting sekali minimal agar kita tida dibodohi oleh bawahan. Apa yang baik menurut bawahan tidak selalu terbaik buat perusahaan loh, ini wajar banget terjadi, kalau bawahan punya pola pikir yang luas tentu udah jadi bos. ya ga? hehe

Yang lebih baik, mengerti hal teknis dalam bisnis lalu menjadi manajer itu penting untuk menentukan strategi apa yang tepat. Akan susah kalau setiap mau melakukan keputusan, anda memanggil staff anda terkait kondisi di lapangan, atau anda sendiri turun ke lapangan? keputusan akan lambat. Ada yang bilang, keputusan cepat tapi salah lebih baik daripada keputusan tepat tapi lambat. Bahkan lebih parah lagi (dan sering terjadi), keputusan lambat pun sering salah juga.

Jadi buat anda yang baru lulus, lulusan universitas manapun sekolah manapun, jangan bermimpi langsung berkarir jadi level manajemen. Mulailah dari 0, mulai dari bawah, latih kebijaksanaan anda, fahami pekerjaan pekerjaan teknis dalam perusahaan tersebut.

Pernahkah anda melihat seseorang yang (maaf) level pendidikan rendah tapi menempati posisi jabatan yang tinggi? pasti sering! ya itu semua karena pengealaman, karena orang tersebut mengerti teknis yang dibutuhkan oleh perusahaan. Dan dari sisi perusahaan pun, mengangkat jabatan orang lama  itu lebih murah ketimbang memperkerjakan orang baru syarat pengalaman dari perusahaan lain. Jadi sekali lagi, jika ingin berkarir jadi manajer mulai dari 0, dari level staff,

Selasa, 23 Juni 2020

Terbaru, Cara Mengunci WhatsApp Tanpa Aplikasi

Menggunakan sidik jari - Mengunci aplikasi WhatsApp tanpa aplikasi tambahan sekarang bisa yaitu dengan mengaktifkan fitur Fingerprint (Sidik Jari) yang ada di WhatsApp. Dengan mengaktifkan fitur ini kalian bisa menjaga privasi WhatsApp agar tidak bisa dibuka oleh orang lain. Sehingga obrolan penting adan rahasia anda terjaga.
Cara mengunci WA dengan sidik Jari

Kalian juga bisa menyembunyikan isi pesan WA yang muncul di pemberitahuan agar tidak bisa dibaca orang lain. Kalau biasanya, ketika ada orang kirim pesan via WhatsApp akan muncul notifikasi siapa pengirim dan apa isi pesannya. Setelah mengaktifkan fitur fingerprint atau sidik jari notifikasi WA bisa disembunyikan.

Oke, karna WA kalian akan dikunci dengan sidik jari maka tutorial ini khusus bagi pengguna HP yang memiliki fitur sidik jari.
Begini Cara Mengunci WhattsApp Dengan Sidik Jari.
  1. Silahkan buka WhatsApp anda
  2. Buka Settings >> ketuk Account
  3. Ketuk Privacy >> ketuk Fingerprint (sidik jari) yang ada di paling bawah
  4. Silahkan aktifkan Unlock with fingerprint (buka kunci dengan sidik jari)
  5. Silahkan sentuh atau tempelkan sidik jari kalian ke sensor yang ada di belakang HP, untuk mengaktifkan
  6. Ada 3 pilihan waktu untuk mengunci otomastis.
Immediately artinya setiap kali tutup WA akan langsung terkunci
After 1 minute >> WA akan terkunci setelah ditutup selama 1 menit
After 30 minutes >> WA akan terkunci setelah ditutp selama 30 menit.
Silahkan pilih salah satu.
Mengunci WA dengan sidik jari selesai.
Jika ingin menyembunyikan pengirim dan isi pesan WA silahkan di OFF “Show content in notification”

Selamat mencoba, semoga bermanfaat !

CTR Youtube yang bagus

CTR itu singkatan dari Click Trough Rate, kalau di Youtube ini artinya seberapa banyak orang ngeklik video anda ketika video itu muncul di hasil pencarian, notifikasi, suggestion, dst dst.

Parameter ini penting sekali supaya ada bisa membayangkan seberapa bagus konten Youtube yang sudah anda buat. Silahkan Googling sana sini, katanya CTR Youtube itu pada umumnya adalah 2-10%. yang artinya, jika 2% berarti setiap 100x video anda tampil, ada 2 orang yang klik. dan jika 10%, dari 10 orang yang melihat video anda, 1 orang akan ngeklik.  Begitu seterusnya.

Saya ada 6 Channel Youtube, tapi cuma 3 aja yang dirawat. Dari ketiganya mencerminkan yang bagus, biasa aja, dan jelek.

CTR = 11% Youtube Tutorial Milenial
CTR = 11% Youtube Tutorial Milenial

CTR = 7.5%, Channel Youtube Review Milenial
CTR = 7.5%, Channel Youtube Review Milenial

CTR = 4.5%, Channel Youtube Bajuyuli
CTR = 4.5%, Channel Youtube Bajuyuli

Sepengalaman saya, CTR ini susah sekali naiknya, dan juga susah sekali turunnya. Jadi jika angka CTR anda sudah stabil (grafik nya cenderung rata), berarti anda sudah bisa lebih terbayang tentang channel Youtube anda dan bisa bikin strategi yang lebih jitu.

Perlu digarisbawahi, jangan hanya fokus pada CTR. CTR besar tapi impression kecil juga hanya percuma. Sebagai contoh anda membuat video yang sangat sangat spesifik, CTR nya 50%, tapi orang yang nyari hanya 10 orang / bulan, berarti view anda hanya 2 views/bulan, ga bagus kan?

jadi hati hati ya, jangan puas dengan CTR besar.

Senin, 22 Juni 2020

Tingkat Konversi yang Baik di Shopee

Buat anda yang berjualan online mungkin sudah sering mendengar istilah tingkat konversi atau conversion rate. Istilah ini ditujukan biasanya untuk rasio antara jumlah penjualan dengan jumlah produk dilihat, tapi juga bisa rasio lainnya seperti jumlah pesanan dibagi dengan total pengunjung, jumlah klik beli dibagi dengan impresi, dan masih banyak lagi
Tingkat konversi Shopee
Tingkat konversi Shopee


Yang pada intinya adalah jumlah GOAL ANDA dibagi dengan JUMLAH INTERAKSI AWAL dengan produk/toko anda.

Setelah berbagai webinar Shopee yang saya ikuti, dan pengalaman saya dari data nya Bajuyuli. Convesion rate atau tingkat konversi penjualan itu rata ratanya adalah 2 %.

Jadi..
jika toko anda dilihat sebanyak 1000 kali, normalnya akan terjadi 20 penjualan
jika produk anda dilihat sebanyak 100 kali, normalnya akan terjual 2 pcs
jika pengunjung ke toko anda ada 1000 orang, normalnya 20 orang akan beli

Nilai rata-rata 2% tingkat konversi itu ternyata bukan hanya di Shopee, tapi pada umumnya di dunia belanja online. Jadi jika anda sudah berhasil mencapai angka 2%, pertahankan dan berusahalah untuk meningkatkannya. Jika kurang dari 2% berarti ada sesuatu di produk / toko anda.

Lalu apa yang saya lakukan jika ada produk yang convesion rate nya lebih dari 2%? biasanya akan saya boost dengan iklan khusus produk tersebut, bisa dengan Iklan Shopee, Shopee Ads, Produk Serupa, Facebook Ads, Google Ads, dst

Bagaimana yang kurang dari 2%? ini artinya produk anda banyak dilihat tapi orang pada ga mau beli. Jadi saran saya untuk produk yang seperti ini, bisa dilakukan tips ini:

1. kasih diskon

seperti yang saya sebutkan di atas, konvesi rendah berarti banyak yang lihat tapi ga pada beli. Sepengalaman saya, ini soal harga, jadi coba kasih harga diskon untuk produk tersebut. Jadi ketika orang lihat produk anda, akan berpikir lebih keras untuk beli atau tidak, harapannya bisa mendongkrak tingkat konversi produk tersebut.

2. jangan boost dengan iklan

Jika konvesi masih rendah, jangan iklankan produk tersebut. Percuma saja banyak yang lihat tadi ga ada yang mau beli kan? nanti jika ternyata pemberian diskon membuat tingkat konvesi meningkat, baru anda genjot dengan iklan

3. ubah harga dasar

Ih jualan di Shopee itu beneran perang harga loh. Customer dengan mudahnya mencari harga yang lebih murah. Jadi jangan jangan orang banyak lihat produk anda tapi ga beli itu karena ada kompetitor lain yang harganya lebih pas di kantong. Jadi coba turunkan margin profit anda. bisa baca dulu: https://www.garoblogz.com/2020/05/profit-dari-hpp-produk.html

4. ganti foto produk

Ini mungkin terjadi, tapi saya rasa jarang. Ada kemungkinan foto anda kurang menarik pelanggan, sehingga tidak mau beli. Tapi kalau memang jumlah produk tersebut dilihat sudah tinggi, harusnya fotonya sudah baik. Bukankah kalau kita belanja di Shopee, kita akan klik berdasarkan foto?

Tapi ga ada salahnya anda merubah foto produk anda menjadi lebih baik lagi

5. kasih deskripsi yang lebih bikin orang mau beli

Banyak sekali orang yang bilang, pembeli online itu ga baca deskripsi produk karena pasti nanya lagi melalui chat. Iya sih benar, tapi apakah anda menghitung seberapa banyak yang beli tanpa chat dulu?

Jadi ada kemungkinan orang tidak mau beli produk anda padahal sudah klik, itu akrena deskripsinya tidak menggugah mereka untuk beli. Pelajari lagi copywriting yang singkat padat dan jelas.